Kamis, 21 November 2013

Parangtritis Pantai yang Menyimpan Banyak Cerita



getintravel.com

Gulungan  ombak  parangtritis  telah  membawa  kabar  dari  laut, mengingatkan  kita  agar  tak  nekat  berenang  ke  tengah.
Di pantai, tertulis  larangan  berenang  di  laut. Terlihat  ada  gardu  khusus  penjaga  pantai. Bahkan, sesekali, penjaga  pantai    tampak  berkeliling. Pemandangan  ini  tidak  di  jumpai  di  panta-pantai  lain  di  Yogyakarta.
Rupanya, bukan  hanya  ombak  besar  yang  membuat  kita  dilarang  berenang  sampai  ke  tenggah. Tetapi, karena  parangtritis  memiliki  palung  laut  dan  diyakini  memiliki  arus  bawah  laut  yang  sangat  kuat. Jika  ada  yang  terseret  ombak, dia  pasti  akan  lenyap  diseret  arus  bawah  laut.
Konon, hampir  setiap  tahun  ada  saja  pengunjung  yang  lenyap  ditelan  ombak  besar. Karena  peristiwa  itu, berkembanglah  mitos-mitos  yang  membuat  sebagian  nelayan  takut  melaut  disana.


 
getintravel.com
Meskipun  begitu, parangtritis  tetap  pantai  yang  banyak  disukai  oleh  wisatawan. Disana, kita  dapat  menyewa  bendi  atau  kereta  kuda  untuk  berjalan-jalan  di  sepanjang  garis  pantai. Eh, di  sana  juga  ada  gumuk, loh. Itu…., gunung-gunung pasir yang mirip gurun sahara. Satu lagi, di Parangtritis , kamu dapat melihat senja yang indah.
Pantai Parangtritis terletak di desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, sekitar 27 kilometer di selatan kota Yogyakarta. Nama Parangtritis ini, konon, diberikan oleh Dipokusumo, seorang pelarian dari Kerajaan Majapahit. Waktu itu, dia melihat tetesan air mengalir dari celah batu karang. Ia beri nama tempat itu Parangtritis, yang berasal dari kata parang atau batu dan tumatritis atau tetesan air.
Parangtritis adalah pantai yang asyik untuk bermain atau berlibur. Asal  kita berhati-hati dan mematuhi peraturan penjaga pantai,tak ada yang perlu dicemaskan.



0 komentar:

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates